Waspada Virus Zika Sudah Sampai Di Singapura
Beberapa waktu lalu dunia di hebohkan dengan adanya virus baru yang merenggut ribuan nyawa di Afrika dan Di Timur Tengah. Virus yang di terjadi melalui perantara nyamuk Aedes, dan terutama nyamuk Aedes aegypti. Penyakit yang di sebabkan oleh gigitan nyamuk itu dinamakan sebagai Zika, penyakit Zika atau juga Demam Zika.Virus yang pertama kali di temukan pada 1947 dan sempat menghilang ini kembali merebak di Brazil pada tahun 2015 sudah membuat dunia kembali waspada.
Beberapa waktu belakangan virus tersebut sampai di negara tetangga kita yaitu di Singapura. Kabar merebak nya Virus Zika yang sudah sampai di Singapura membuat pemerintah Indonesia mewapadai rakyat nya ikut terjangkit virus yang sangat ganas ini. Dan beberapa pelabuhan laut dan udara yang berdekatan langsung dengan Negara Singapura mulai bersiap.
Dengan adanya berita virus Zika yang sudah sampai di Singapura, semua pengunjung yang dari Singapura ke Indonesia mulai di periksa dengan Alat Pemindai Suhu Tubuh (Thermoscanner). Dengan Thermoscanner kita dapat mendeteksi secara dini virus Zika.
Yang lebih mengerikan lagi adalah data dari Menteri Kesehatan Nila F.Moeloek memberitahukan bahwa ada masyarakat yang terjangkit virus Zika . Berdasarkan yang ia terima bahwa, seseorang yang terjangki virus Zika berasal dari Jambi. Penderita tersebut berasal dari suku Anak Dalam di Jambi.
Nila melanjutkan, dia belum mengetahui pasti berapa banyak warga yang sudah terjangkit virus Zika ini. Dia pun berani memastikan bahwa yang terjangkit virus Zika tidak mencapai puluhan seperti yang terjadi di negara tetangga Singapura.
Ia menambahkan bahwa, Menteri Kesehatan tidak akan lengah meski kasus yang masyarakat yang terjangkit tidak banyak. Nila mengatakan, pemerintah akan tetap waspada karena Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO sudah menetapkan status waspada.
Nila menyatakan, tidak ada upaya pencegahan terhadap virus Zika yang benar-benar definitif selain menjaga kebersihan agar tidak ada nyamuk. Namun ia memastikan bahwa sejumlah petugas kantor kesehatan pelabuhan dan bandara dikerahkan untuk melakukan screening terhadap mereka yang menderita demam. "Jika positif demam, ambil darah, isi kartu alert. Kalau positif Zika, Kami bisa pantau jadinya" tutup Nila
Terimakasih sudah mengunjungi blog kami dan membaca artikel diatas. Semoga artikel diatas bermanfaat untuk kalian semua. Dan jangan lupa baca terus artikel Merpatitempur.com dan dapatkan informasi mengenai Berita terbaru, Biodata Artis, Kesehatan, Android, K-Drama dan masih banyak lagi. Lihat di bawah yang ingin anda baca... Terima kasih..
Beberapa waktu belakangan virus tersebut sampai di negara tetangga kita yaitu di Singapura. Kabar merebak nya Virus Zika yang sudah sampai di Singapura membuat pemerintah Indonesia mewapadai rakyat nya ikut terjangkit virus yang sangat ganas ini. Dan beberapa pelabuhan laut dan udara yang berdekatan langsung dengan Negara Singapura mulai bersiap.
Baca Juga : Gerhana Matahari Cincin Terjadi Lagi Di Indonesia Tanggal 1 September NantiBeberapa hari waktu ini memang virus Zika menjadi perhatian karena ada temuan sebanyak 41 orang yang terjangkit virus Zika di Singapura. Infeksi pertama teridentifikasi berasal dari pria 48 tahun yang baru kembali dari Brazil. Hal itu membuat Indonesia semakin waspada akan masuknya virus Zika dari negara - negara tetangga.
Dengan adanya berita virus Zika yang sudah sampai di Singapura, semua pengunjung yang dari Singapura ke Indonesia mulai di periksa dengan Alat Pemindai Suhu Tubuh (Thermoscanner). Dengan Thermoscanner kita dapat mendeteksi secara dini virus Zika.
Yang lebih mengerikan lagi adalah data dari Menteri Kesehatan Nila F.Moeloek memberitahukan bahwa ada masyarakat yang terjangkit virus Zika . Berdasarkan yang ia terima bahwa, seseorang yang terjangki virus Zika berasal dari Jambi. Penderita tersebut berasal dari suku Anak Dalam di Jambi.
Baca Juga : Cara Efektif Hindari Rambut Rontok"Kebetulan, jadi waktu itu melakukan penelitian untuk demam yang difokuskan dengue (Demam Berdarah). Namun, setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata ada virus Zika yang positif ," Kata Nila saat diwawancarai media di komplek Istana Kepresidenan, 30 Agustus 2016
Nila melanjutkan, dia belum mengetahui pasti berapa banyak warga yang sudah terjangkit virus Zika ini. Dia pun berani memastikan bahwa yang terjangkit virus Zika tidak mencapai puluhan seperti yang terjadi di negara tetangga Singapura.
Ia menambahkan bahwa, Menteri Kesehatan tidak akan lengah meski kasus yang masyarakat yang terjangkit tidak banyak. Nila mengatakan, pemerintah akan tetap waspada karena Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO sudah menetapkan status waspada.
Baca Juga : Kenapa Tuyul Tidak Mencuri di ATM??? Ini Penjelasannya"Memang belum terbukti apakah Zika benar menyebabkan Microcephaly, tapi sudah ada warning terutama mereka yang dari Brasil. Sekarang kami pantau apakah yang kembali dari Olimpiade Brasil itu terkena Zika atau tidak" Ujarnya
Nila menyatakan, tidak ada upaya pencegahan terhadap virus Zika yang benar-benar definitif selain menjaga kebersihan agar tidak ada nyamuk. Namun ia memastikan bahwa sejumlah petugas kantor kesehatan pelabuhan dan bandara dikerahkan untuk melakukan screening terhadap mereka yang menderita demam. "Jika positif demam, ambil darah, isi kartu alert. Kalau positif Zika, Kami bisa pantau jadinya" tutup Nila
Terimakasih sudah mengunjungi blog kami dan membaca artikel diatas. Semoga artikel diatas bermanfaat untuk kalian semua. Dan jangan lupa baca terus artikel Merpatitempur.com dan dapatkan informasi mengenai Berita terbaru, Biodata Artis, Kesehatan, Android, K-Drama dan masih banyak lagi. Lihat di bawah yang ingin anda baca... Terima kasih..


0 komentar:
Posting Komentar
KOMENTAR SPAM dan LIVE LINK AKAN DIHAPUS ADMIN...!!!