Tips Mengecek Keaslian Android
Android memang sudah menjadi trend saat ini, sebagai ponsel yang banyak diminati oleh jutaan umat manusia, ponsel Android di pasaran kini bisa terbilang melimpah. Berbagai merek tampak berlomba - lomba meluncurkan produk terbaru dengan fitur - fitur ungggulan masing - masing. Ada juga yang menerapkan langkah strategis seperti bundling dengan operator seluler dan pre-sale di situs e-Commerce.
Jelas tingginya peminat ponsel android manjadi peluang emas bagi vendor manapun. Namun sayangnya, momen ini disisi lain jarang dimanfaatkan oleh sejumlah pihak yang tidak bertanggung jawab untuk membuat replika ponsel android berlabel merek global, terutama dari vendor - vendor besar yang populer di pasaran.
Untuk mengakalinya, tidak jarang ponsel - ponsel terbaru di bandrol dengan harga yang sangat murah. Akan tetapi, kemampuan yang di usung jelas berbeda dengan ponsel yang asli.
Artikel ini akan mengulas cara simple untuk mengecek keaslian ponsel android yang saat ini anda gunakan maupun anda akan jual, untuk lebih lengkapnya simak caranya berikut ini :
Cara Simple Bedakan Ponsel Android Asli atau Palsu
1. Mengecek Langsung Bentuk Fisik
Bentuk fisik android palsu memang bisa sangat identik dengan aslinya. Namun, tetap saja akan ada perbedaan antara ponsel asli atau palsu. Untuk itu, sebelum membeli disarankan mengecek informasi singkat tentang ponsel yang akan dibeli.
Dari situ, paling tidak anda akan meengetahui bentuk fisik dan meterial yang digunakan. Jadi, ketika membeli sebuah ponsel, anda patut curiga ketika ada bagian yang terlihat berbeda.
2. Pastikan Nomor IMEI
Setiap ponsel dipastikan memiliki nomor IMEI-nya masing - masing. Untuk itu, ketika membeli sebuah ponsel, tidak ada salahnya untuk terlebih dahulu mengecek nomor IMEI dengan menekan tombol *#06#. Dari situ, nomor IMEI ponsel akan keluar.
Jika sudah muncul nomor IMEI dapat dicocokan dengan nomor yang tertera pada kotak penjualan (Dus Box). Dan, jika masih belum yakin nomor IMEI dapat dicek langsung di situs imei.info. Di situs itu nantinya dapat dimunculkan informasi lebih tentang ponsel yang akan dimaksud,
3. Gunakan Aplikasi Pihak Ketiga
Untuk memastikan sebuah ponsel Android asli atau palsu, dapat juga menggunakan aplikasi gratis yang tersedia di Google Play Store.
Ada beberapa aplikasi yang dapat digunakan untuk mengetahui informasi pasti tentang ponsel terbaru. Beberapa diantaranya adalah AnTuTu Bnchmark atau CPU-Z.
AnTuTu biasanya digunakan untuk menguji Benchmark sebuah ponsel. Dalam hasil pengujian biasanya akan disertakan data dan juga performa ponsel. Oleh karena itu, setelah hasil pengujian diperoleh, dapat juga dibandingkan dengan ulasan terkait ponsel itu dari sumber lain, ,misalnya di internet.
Jika ternyata hasil pengujiannya berbeda jauh dengan ulasan yang ada, tak ada salahnya untuk curiga bahwa ponsel tersebut tidak asli.
Sementara CPU-Z digunakan untuk mengetahui informasi dan spesifikasi seputar ponsel tersebut. Anda juga dapat mebandingkannya dengan informasi dari laman resmi vendor atau situs internet yang pernah mengulasnya.
4. Uji Kamera
Salah satu yang tidak lepas dari kemampuan sebuah ponsel berkamera adalah kualitasnya. Untuk itu, kamera dapat dijadikan salah satu indikator sebuah ponsel android asli atau palsu. Namun, sebelum mencoba anda harus memiliki informasi tentang kemampuan atau spesifikasi kameranya.
Dari situ, anda bisa membandingkan gambar hasil tangkapan dengan spesifikasi kamera yang diusung. Jika memang hasilnya tidak mencerminkan kualitas kamera dan berbeda dengan spesifikasi yang ada, dapat disipulkan ponsel tersebut palsu.
Selain itu, untuk pengujian lebih lanjut, gambar yang diambil dapat dipindahkan terlebih dahulu ke komputer berbasis windows. Biasanya, sebuah gambar memiliki data exif (metadata foto) yang juga berisi informasi tentang ponsel yang digunakan.
Untuk mengetahuinya, klik foto, pilih propertis, lalu details. Dari situ perhatikan model dan pembuat kameranya, apakah sudah sesuai dengan ponsel tersebut atau tidak?
5. Jangan Tergiur Harga Murah
Ini adalah salah satu cara yang tidak teknis, namun cukup jitu. sebaiknya, jangan tergiur dengan ponsel kelas atas yang tiba - tiba dijual dengan harga murah
Anda perlu memastikan harga di pasaran dengan penawaran yang diberikan. Jika ternyata harga yang di tawarkan jauh berbeda di harga pasaran, anda sudah sewajarnya curiga. Selain itu, kartu garansi juga dapat dijadikan ukuran. Sebab, kartu garansi biasanya ada dalam satu paket penjualan di ponsel android saat ini, selain kabel data, kepala charger, dan juga buku panduan.
Apa lagi saat ini vendor android di indonesia hampir semuanya telah menyertakan kelengkapan ini di paket pembeliannya.
Semoga tips ini bermanfaat untuk anda, nantikan tips - tips berikutnya hanya di Merpatitemput.com







0 komentar:
Posting Komentar
KOMENTAR SPAM dan LIVE LINK AKAN DIHAPUS ADMIN...!!!