Heboh Siswi SMA Yang Mengaku Anak Jendral Ketika Ditilang
Ujian Nasional atau UN baru saja selesai dilaksanakan di indonesia, beragam cara dilakukan para siswa - siswi sma untuk merayakan nya. Mulai dari konvoi di jalan hingga coret - mencoret baju seragam untuk kenang- kenangan. Sudah sejak lama tradisi ini berlangsung di indonesia. Entah siapa yang memulai tradisi ini, namun tradisi ini menjadi suatu tradisi wajib ketika siswa - siwi selesai melaksanakan Ujian Nasional.
Hal ini membuat resah masyarakat luas. Karena terkadang konvoi dan coret - mencoret ini bertindak ugal - ugalan dijalan yang membahayakan diri sendiri dan pengguna lain. Maka dari itu pihak kepolisian melarang tradisi ini berlangsung. Namun di medan ada "Perang Mulut" antara Polisi Wanita atau Polwan dengan Siswi SMa yang terlibat konvoi.
Perang Mulut ini terjadi ketika siswi salah satu sma di medan ini mengikuti konvoi selepas ujian nasional. Mobil yang di tumpangi siswi ini kap belakangnya terbuka, melihat hal itu seorang polwan memberhentikan dan langsung mengingatkan bahwa kap belakangnya terbuka dan siswi tersebut akan di tindak atau di tilang.
Namun apa daya hal ini malah di balas cacian dari siswi tersebut, ia mengatakan akan menurunkan pangkat polwan tersebut jika berani menilangnya. Sebab ia mengaku bahwa ia adalah anak dari Jendral Arman Depari.
"Oh oke, mau dibawa? Siap-siap kena sanksi turun jabatan ya. Aku juga punya beking," ucap siswi itu dengan nada tinggi.Dia pun terus marah-marah dan menunjuk-tunjuk Polwan yang menghentikannya.
"Oke Bu, saya tidak main-main ya, saya tandai Ibu. Saya anak Arman Depari," katanya sambil menunjuk - tunjuk polwan tersebut.
"Iya, iya, oke ya," jawab Ipda Perida hanya membalas kata-kata sang siswi.
Perilaku arogan siswi yang belakangan diketahui bernama Sonya Depari Sembiring itu terekam oleh kamera pewarta. Saat wartawan mengkonfirmasi lagi, apakah benar dia adalah anak Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari, ia tidak menjawab dan menutup wajahnya.
Namun setelah di selidiki oleh wartawan ternyata Jendral Arman Depari tidak memiliki anak perempuan. Ia mengatakan bahwa ia punya 3 anak laki - laki dan semuanya tinggal di jakarta. Lantas hubungan Sonya Depari si siwi yang marah - marah saat di tilang dengan Jendral Arman Depari apa?
Setelah kami telusuri dari akun instagram pribadi milik @Sonyadepari ternyata ia memang memiliki ikatan darah namun bukan anak melainkan keponakan dari Jendral Arman Depari. Pada acara adat Tanah Karo 'Njunjungi Beras Piher' saat itu Jendral Arman Depari masih menjabat sebagai Kapolda Kepulaun riau, Sonya lantas mengupload foto Jendral Arman Depari dengan Caption "PAUDA" atau yang berarti Paman. Foto ini di unggah di media sosial instagram pada tanggal 8 November 2014,
Dari hal ini kita dapat belajar bahwa siapa pun kita, apapun jabatan kita, Jika kita melakukan kesalahan alangkah baiknya mengakui bukan mencari bekingan atau perlindungan agar aman. Terimakasih sudah mengunjungi blog kami dan membaca artikel diatas. Semoga artikel diatas menjadi pelajaran untuk kita, untuk tidak mengikutinya. Salam Merpatitempur.com



0 komentar:
Posting Komentar
KOMENTAR SPAM dan LIVE LINK AKAN DIHAPUS ADMIN...!!!